Senin, 15 November 2010

Warung Buleck Tomo

tempat nyaman tidak selalu harus mahal dan memberikan semua fasilitas super. tapi emang tidak bisa dipungkiri tempat dengan full service banyak memberikan kenyamanan penuh, begitu pula dengan uang yang harus dikeluarkan. bagi saya tempat nyaman adalah tempat yang bisa membuat pikiran ini bisa menjadi tenang, beban serasa bisa diletakkan sejenak, dan tak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu besar buat kantong mahasiswa. walaupun sekedar minum kopi atau kopi susu dengan beberapa batang rokok favorit sudah cukup memberikan kenyamanan. ini salah satu tempat favoritku, tempat yang menurutku bumi seolah berhenti berputar dan hanya ada aku, kopi, rokok, dan ketenangan. sosok-sosok orang yang biasa ku temui disini ya hanya orang-orang itu saja, kebanyakan alumni dan mahasiswa-mahasiswa yang lagi menyegarkan pikiran sambil bercanda tawa. kenapa banyak mahasiswa?, karena warung ini letaknya (bisa dikatan) di ujung pintu depan UNEJ yang bertetanggaan dengan fakultas teknologi pertanian (FTP).kantong tipis emang identik dengan warung, dan akupun salah satu penyandang gelar kantong tipis, jadi nyari warung yang bisa memberikan ketenangan dan keakraban tapi tak menguras kantong (opone sing dikuras?, lha wong isine cuman duit receh). umumnya yang datang kesini adalah mahasiswa yang berkecimpung di organisasi intra kampus, tapi tak sedikit pula yang berkarya dan memperjuangkan idealismenya untuk dunia nongkrong disini. minuman yang paling diminati dan entah sudah berapa juta kali dipesan yaitu kopi sedap racikan tangan pemilik warung ini, Buleck Tomo, sama seperti nama warungnya. warung kecil nan sederhana dari luar namun serasa surga ketika berada didalamnya. memang benar kata pepatah, jangan melihat orang melihat dari luarnya saja, coba masuki dan liat dalamnya.

ini kopi susunya.

disini, tempat yang selalu aku singgahi meskipun hanya untuk menyeruput kenikamatan kopi, merokok, dan bermain kartu dengan teman-teman. tempat ini bisa dicicipi kapan saja kenikmatan kopi dan kenyamanannya.

motor yang menjadi saksinya. pria yang berkaca mata adalah salah satu dosen saya yang tak pernah absen disela-sela kesibukannya.



kopi, rokok, dan kartu. let's play and laugh.


silahkan mampir, semoga kita bertemu disana. salam satu buleck.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar