Rabu, 07 Desember 2011

dan lagi

11.53 pm, di kamar. Selalu saja perasaanku menjadi aneh ketika selesai menonton sebuah film yang berakhir bahagia, lebih-lebih itu sebuah film tentang cinta. Sebuah perasaan yang dimiliki manusia karena melihat hal yang menarik dari lawan jenisnya. Mungkin banyak film drama percintaan yang kulihat seperti halnya Romeo and Juliet, Titanic, Radit dan Jani, Punk in Love, dan semua film indonesia yang isinya tak pernah jauh dari namanya cinta. Malam ini perasaanku berbeda, untuk ketiga kalinya aku menonton film ringan asal Thailand ini, sungguh-sungguh sangat ringan tapi membuat perasaanku jadi tak karuan. Mungkin aku sedang jatuh cinta ataupun mungkin suasana malam ini yang menyabotaseku, entahlah aku tak tahu yang mana. Sudah lama aku tak merasakan dadaku terasa sesak, jantung tak beritme dengan semestinya, bibir senyum-senyum tak jelas menyaksikan potong demi potong film seperti ini, mungkin aku sedang jatuh cinta ataupun mungkin suasana malam ini yang menyabotaseku. Beberapa hari yang lalu aku bertemu dengan seorang wanita yang sungguh membuatku tak mampu memalingkan tatapanku dari langkahnya, bukan karena tubuhnya yang tinggi menjulang bak model, ataupun badannya yang sexy seperti idaman wanita zaman edan kini, ataupun rambut yang terurai panjang lurus dengan warna hitam mengkilap, tapi seorang wanita yang suaranya lembut ditelinga, tiap langkah kecil dari kakinya, senyum ramah dengan tahi lalat kecil dipipinya. Mungkin aku sedang jatuh cinta ataupun mungkin suasana malam ini yang menyabotaseku. Sungguh aku ingin mengenalnya, melihat kembali senyumannya, mendengar cengkrama dari mulut kecilnya, ataupun sekedar berbalas pesan dengan handphone jadulku. Semoga aku bisa bertemu kembali dengannya. Dan kurasa aku sedang jatuh cinta. Gnite.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar